PENDIDIKAN NEOMODERNISME
( Telaah Pemikiran Fazlur Rahman )
RESENSI
Disusun Guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah: Karya Tulis Ilmiah
Dosen Pengampu : M. Rikza Chamami, M.SI.
Disusun Oleh :
NUR
LATIF BURHANUDIN
NIM :
113511087
PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI
WALISONGO
SEMARANG
2012
Judul Buku : Pendidikan Neomodernisme
(Telaah Pemikiran Fazlur Rahman)
Penulis
: M. Rikza Chamami, M.Si.
Editor
: Abu Rokhmad
Penerbit
: Walisongo Press
Tahun Terbit : 2010
Tebal
: xvi + 224 halaman
ISBN :
978 -062-97346
Neomoderisme pendidikan merupakan pembaharuan
dalam pendidikan Islam sangat dibutuhkan sebab dengan pembaharuan siap bersaing
dikancah dunia Internasional. Pandangan Islam yang hanya berpegang teguh pada
Qur’an dan hadits yang dipahami secara tekstual saja akan menghambat
perkembangan dunia pendidikan karena untuk itu diharapkan dari kalangan dunia
pendidik bisa menerapkan Al Quran dan As Sunah bisa dipahami juga secara
kontekstual karena keduanya bersifat Universal bisa diterima sampai kapanpun
dan dimanapun.
Neomodernisme dan Pendidikan Islam saling
berkaitan karena bagaimanapun Islam harus siap menghadapi perubahan dunia dan
modernisasi jaman yang begitu cepat sehingga menuntut kemajuan dunia pendidikan
yang menurut fazlur Rahman solusi untuk memajukan dunia pendidikan Islam harus
tampil mengikuti zaman dan kaya akan keilmuan yang intelektual.
Dari riwayat hidup fazlur rahman dapat kita lihat
bahwa betapa pentingnya tentang pendidkan terutama pendidikan keluarga yang
nanti akan berguna bagi anak untuk menghadapi dunia nyata dan efektif membentuk
watak dan karakter anak. Dalam lingkungan keluarga Fazlur Rahman ajaran agama
diajarkan dengan disiplin tinggi sehingga dia mampu bertahan menghadapi
bermacam peradaban dan tantangan didunia modern.
Pendidikan bagi Fazlur Rahman adalah pokok utama yang harus
dikedepankan dalam semua bentuk pembaharuaan Islam. Model pendidikan ini cukup
mampu menjembatani ketertinggalan dinamika pemikiran Islam atau kekurangan pola pikir
masyarakat muslim. Dalam modernisme Islam hal yang paling urgen untuk
didahulukan adalah pendidikan. Pembaharuan pendidikan merupakan jalan keluar
bagi Islam untuk untuk bisa lepas dari jurang kemiskinan. Masalah – masalah
yang dihadapi manusia pada umumnya berkutat pada hal pribadi maupun sosial maka
dengan pembaharuan diharapkan akan bisa menyelesaikan permasalahan tersebut.
Model pemikirian neomodernisme yang digagas oleh
Fazlur Rahman kelihatannya sangat ekstrim sehingga dinegaranya sendiri dia dianggap
oleh para ulama tradisional terlalu condong ke barat dan ingkar terhadap Al
Quran. Hingga muncullah demo besar-besaran yang
mengakibatan Fazlur mengundurkan diri dari jabatannya (Direktur advuisori
council of isamic ideology) dan memilih tinggal di Amerika. Hingga akhirnya dia wafat pada tanggal 26 Juli 1988.Akan tetapi pemikiran – pemikiran beliau tentang
modernisme Islam sangat besar terutama di Amerika tentang wacana Islam modern.
Beberapa hal yang dianggap sangat berkontribusi
untuk kemajuan modernisme antara lain: Pertama, Fazlur rahman mampu
mengkolabarasikan mengenai tradisionalisme islam sunni, modernisme islam dan
scolastisisme barat. Kedua, dalam mencari kebenaran, dia berani berinovasi di antara sikap islam
dan sikap barat. Ketiga, ia mengenalkan metodologi yang bersifat
interdisipliner. Keempat, dengan sifatnya yang gentle, spirit dan
intelektualitasnya yang tajam, ia dan pemikirannya diterima secara luas dalam
pengembangan kajian Islam di Amerika Serikat. Kelima, ia telah mewariskan pemikiran-pemikirannya
pada murid-muridnya yang tersebar di
seluruh Amerika dan Kanada.
Modernsime pendidikan yang berpegang teguh pada Al
Qur’an dan Sunah sangat diharapkan untuk mewujudkan kembali kejayaan Islam dimasa
yang akan datang. Ciri pendidikan pada diri Fazlur Rahman, dunia pendidikan
harus berkiblat pada Al Qur’an dan Sunah sehingga akan terbentuk karakter
pribadi muslim yang berpegang teguh pada nilai – nilai ajaran Allah. Hal ini
sejalan dengan tujuan pendidikan Islam untuk mewujudkan masyarakat yang beradab
dan taat menjalankan perintah Allah.
Diterangkan dalam buku ini
latar belakang sejarah perkembangan pembaharuan Islam, yang menurut Fazlur
Rahaman sendiri terbagi menjadi empat tipologi gerakan, yakni:
revivalisme pra modernis, modernisme, neorevivalisme dan neomodernisme. Serta
tujuan dan strategi pendidikan, metode pendidikan, kurikulum pendidikan, hingga
implikasi dari neomodernisme dalam pendidikan Islam.
Mengembangkan
sikap kritis terhadap Barat maupun terhadap warisan- warisan kesejahteraan,
neomodernisme pendidikan sangat diperlukan. Bila kedua hal tersebut tidak
dikaji secara obyektif, maka keberhasilannya dalam mengahadapi dunia
modern merupakan suatu hal yang absurt, bahwa kelangsungan hidupnya sebagai
muslim pun akan sangat meragukaan. Substansi
neomodernisme yaitu menjawab tantangan modernisme Barat serta tidak terpengaruh
budaya westernisasi..
Pemikiran Fazlur Rahman dalam buku ini merupakan
hal yang perlu diperhatikan oleh si pembaca, karena di dalamnya memuat model
modernisme pendidikan Islam. Dengan demikian, pembaca
dapat mengetahui sejarah dan implikasi neomodernisme dalam pendidikan Islam.
Maka dari itu, buku ini sangat cocok sekali bagi untuk kalangan dunia pendidikan. Namun, di sisi
kekurangan pada buku ini, penulis banyak
menggunakan bahasa yang terlalu ilmiah yang masih asing ditelinga pembaca pemula sehingga untuk memahaminya
perlu penelaahan. .
Meski demikian buku ini tetaplah menarik untuk dibaca. Apalagi jika dijadikan buku bacaan wajib setiap guru, dosen atau kalangan dunia akademisi. Karena bisa menjawab tantangan dunia pendidikan dijaman modern sekarang ini
dan tidak bertentangan dengan Qur’an dan AsSunnah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar